BNN Riau Gagalkan Penyeludupan 5,2 Kg Sabu Jaringan Malaysia
Penyelundupan narkotika jenis sabu dari Malaysia melalui jalur laut berhasil digagalkan, Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau bersama Bea Cukai Dumai. Seorang pria berinisial Z U, asal Medan, Sumatera Utara, ditangkap saat tiba di Terminal Ferry Internasional Dumai, dengan membawa lebih dari lima kilogram sabu yang disembunyikan di dalam koper modifikasi.
Pengungkapan ini bermula dari informasi Direktorat Interdiksi Deputi Pemberantasan BNN R I, mengenai dugaan pengiriman narkotika dari Malaysia menuju Indonesia. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap penumpang kapal MV Indomal Dynasty yang berlayar dari Port Dickson, Malaysia. Saat pemeriksaan menggunakan mesin X-Ray, petugas menemukan adanya kejanggalan pada bagian tertentu koper milik Z U.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas menemukan tujuh paket sabu dengan berat bersih mencapai 5.228,54 gram attau sekitar 5,2 kilogram. Narkotika tersebut disembunyikan dalam kompartemen khusus, pada koper berwarna abu-abu kecokelatan yang telah dimodifikasi. Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku diminta mengambil sabu tersebut di kawasan Bukit Bintang, Malaysia. Ia mengaku dihubungi seseorang berinisial Y U, setelah sebelumnya ditawari pekerjaan oleh Z A dengan imbalan sebesar 20 juta rupiah.
Di Malaysia, Z U bertemu dengan seseorang yang dikenalnya dengan sebutan Bos Arab. Orang tersebut kemudian menyerahkan koper, berisi sabu untuk dibawa ke Indonesia. Berdasarkan keterangan awal, barang haram itu rencananya akan dibawa ke Medan untuk diedarkan. Selain tujuh paket sabu, petugas turut mengamankan satu koper modifikasi, satu unit telepon genggam Samsung Galaxy A23, paspor, serta tiket kapal rute Port Dickson Dumai.
Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung, menyebut nilai barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp7,84 miliar. Pengungkapan ini juga diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 26.143 orang dari potensi penyalahgunaan narkotika. Saat ini, Z U telah dibawa ke kantor BNN Provinsi Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Petugas masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan lain, yang terlibat dalam penyelundupan sabu lintas negara tersebut.
0 Komentar