Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 63 Jadwal Dibatalkan
Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Riau. Hingga Senin pagi, sedikitnya 63 penerbangan dibatalkan. Kondisi ini terjadi setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta ditutup sementara akibat dampak abu vulkanik. Lebih dari 8.000 penumpang ikut terdampak akibat pembatalan penerbangan tersebut. Manajemen Bandara SSK 2 Pekanbaru mencatat, sebanyak 32 penerbangan dari Pekanbaru menuju Jakarta dibatalkan. Sementara 31 penerbangan dari Jakarta menuju Pekanbaru juga mengalami pembatalan.
Pembatalan penerbangan telah berlangsung selama dua hari. Keputusan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan penumpang dan kru pesawat. Abu vulkanik yang terbawa ke ruang udara dapat membahayakan penerbangan, terutama jika partikel abu masuk ke dalam mesin pesawat. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kinerja mesin dan membahayakan keselamatan penerbangan. Salah seorang penumpang asal Pekanbaru, Ririn, mengatakan pembatalan penerbangan merupakan langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan.
Bagi penumpang yang terdampak, pihak Bandara SSK II Pekanbaru mengimbau agar segera berkoordinasi dengan maskapai masing-masing. Penumpang dapat melakukan penjadwalan ulang penerbangan atau mengajukan pengembalian tiket sesuai dengan ketentuan maskapai. Hingga Senin, Bandara Soekarno-Hatta masih ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB. Belum diketahui secara pasti kapan operasional bandara tersebut akan kembali normal. PGS General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Imamura Ginting, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan maskapai dan seluruh pihak terkait, sembari memantau perkembangan kondisi ruang udara.
0 Komentar