FN Indonesia Kampar - Senyum anak-anak menyambut pagi di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Di tempat ini, sebuah ruang baru untuk belajar, bermain dan mengembangkan bakat resmi dibuka bagi anak-anak berkebutuhan khusus. 

SLB Cahaya Rimbo Panjang diresmikan pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Kehadirannya membawa harapan baru bagi keluarga yang selama ini membutuhkan akses pendidikan khusus bagi anak-anak mereka di wilayah tersebut. 

Peresmian sekolah berlangsung dalam suasana hangat. Para siswa ikut ambil bagian menyambut tamu yang hadir. Mereka mengalungkan sarung kepada ulama nasional Prof. Dr. H. Abdul Somad dan menyerahkan rangkaian bunga kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. 

Sejumlah tokoh turut hadir dalam momentum tersebut, di antaranya Kapolda Riau, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, Wakapolres Kampar Kompol Rizky Hidayat, jajaran pejabat utama Polda Riau dan Polres Kampar, unsur Pemerintah Kabupaten Kampar, Camat Tambang Helmi, Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman, Kepala Desa Rimbo Panjang Ben Zaenal Arifin, kepala dinas terkait serta tokoh masyarakat dan adat. 

Bagi Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, berdirinya sekolah tersebut bukan sekadar hadirnya sebuah fasilitas pendidikan baru. Lebih jauh, SLB Cahaya Rimbo Panjang menjadi ruang agar anak-anak berkebutuhan khusus memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh dan mengembangkan kemampuan. 

“Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendukung kemajuan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali,” ucap Boby. 

Menurutnya, pendidikan merupakan bagian penting dalam membuka kesempatan bagi setiap anak. Keterbatasan yang dimiliki bukan alasan untuk mengurangi hak anak mendapatkan pendidikan dan ruang untuk berkembang. 

“SLB Cahaya Rimbo Panjang ini bukan sekadar bangunan sekolah ini adalah pintu harapan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih, kasih sayang tulus, dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” katanya. 

Perhatian Kapolres Kampar juga tidak lepas dari keterlibatan salah satu personelnya, Aipda Jepril, yang turut menjadi Pembina Yayasan SLB Cahaya Rimbo Panjang. 

Boby mengapresiasi langkah tersebut dan mengajak berbagai pihak ikut menjaga keberlanjutan sekolah agar semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat bagi anak-anak di Rimbo Panjang dan wilayah sekitarnya. 

“Kami bangga salah satu personel kami, Aipda Jepril, turut berperan aktif sebagai Pembina Yayasan. Semangatnya mengajak kita semua: tidak ada alasan untuk diam melihat kebutuhan di sekitar kita,” ujarnya. 

Pesan tentang kesetaraan juga mengemuka dalam sambutan Kapolda Riau dan Prof. Dr. H. Abdul Somad. Keduanya menekankan pentingnya memberikan kesempatan terbaik kepada anak-anak tanpa melihat keterbatasan yang mereka miliki. 

Setelah rangkaian sambutan, suasana semakin meriah ketika para siswa menampilkan kemampuan mereka. Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang memperlihatkan bahwa setiap anak memiliki potensi yang dapat tumbuh ketika diberikan ruang dan dukungan. 

Puncak kegiatan ditandai dengan pemotongan pita oleh Prof. Dr. H. Abdul Somad sebagai tanda resmi dibukanya SLB Cahaya Rimbo Panjang. 

Usai peresmian, rombongan kemudian meninjau sejumlah ruang kelas dan fasilitas sekolah. Kapolda Riau, Kapolres Kampar, jajaran pimpinan dan pengelola yayasan melihat langsung lingkungan belajar yang akan menjadi bagian dari keseharian para siswa. 

Kini, SLB Cahaya Rimbo Panjang bukan hanya menjadi tempat anak-anak menimba ilmu. Sekolah ini diharapkan menjadi ruang tumbuh, tempat mereka mengenali kemampuan diri, membangun kepercayaan diri dan mengejar cita-cita dengan kesempatan yang setara. 

Dari Rimbo Panjang, sebuah pesan sederhana ikut tumbuh: setiap anak berhak memiliki ruang untuk belajar, bermimpi dan menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari masa depan.