FN Indonesia Rohul - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, memastikan pelaksanaan Job Fair 2026 berlangsung pada 17-18 Oktober 2026 di Kantor Bupati Rokan Hulu. Kegiatan ini membuka peluang bagi pencari kerja untuk melamar ke sejumlah perusahaan sekaligus, dengan proses penerimaan berkas dan wawancara dilakukan langsung di lokasi. 

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rokan Hulu, Suparno, dalam Talk Show Surambi Nogori di Radio Rokan Hulu. 

Dalam kegiatan itu, Suparno hadir bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rohul Sugesti, Direktur Utama BPR Rokan Hulu Anggi Firmansyah, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rokan Hulu, Jonggi. 

Suparno menjelaskan, mekanisme pendaftaran Job Fair dirancang agar mudah diakses oleh masyarakat. Pencari kerja cukup datang langsung ke lokasi dengan membawa berkas lamaran sesuai persyaratan dan kualifikasi pekerjaan yang diminati. 

"Untuk prosedur penerimaan tenaga kerja yang direncanakan tanggal 17-18 nanti, bagi rekan-rekan yang memiliki kesempatan dan administrasi sesuai kualifikasi, langsung datang ke tempat pelaksanaan Job Fair," ucap Suparno. 

Ia mengatakan, panitia juga menyediakan petugas untuk membantu pencetakan Kartu Tanda Pencari Kerja atau AK-1 (Kartu Kuning) di lokasi kegiatan. Dengan demikian, pencari kerja yang belum memiliki kartu tersebut dapat memperoleh pelayanan langsung di tempat. 

"Nanti kita juga menyediakan anggota atau staf yang langsung mencetak Kartu Kuning di lapangan. Jadi ada beberapa anggota yang standby," jelasnya. 

Salah satu kemudahan dalam Job Fair Rohul 2026 adalah kesempatan bagi pencari kerja untuk mengajukan lamaran ke lebih dari satu perusahaan. Namun, setiap lamaran harus dilengkapi berkas sesuai persyaratan yang ditetapkan masing-masing perusahaan. 

"Terkait berapa lamaran boleh dilamar, sebanyak-banyaknya silakan. Tapi persiapkan syaratnya sebanyak yang dilamar. Misalnya mau melamar lima pekerjaan, ya siapkan lima berkas lamaran," tegas Suparno. 

Ia menambahkan, perusahaan akan menerima berkas lamaran sekaligus melaksanakan wawancara terhadap pelamar pada hari kegiatan. Proses tersebut didukung sistem daring yang terhubung dengan masing-masing perusahaan, dengan dukungan jaringan dari Dinas Komunikasi dan Informatika. 

Dengan mekanisme ini, pencari kerja dapat mengikuti tahapan awal seleksi secara langsung tanpa harus datang ke perusahaan satu per satu untuk menyerahkan berkas. 

Suparno menegaskan, Job Fair 2026 mengutamakan pencari kerja yang memiliki KTP dan berdomisili di Kabupaten Rokan Hulu. Meski demikian, kesempatan melamar tetap terbuka bagi masyarakat dari luar daerah apabila terdapat kebutuhan tenaga kerja yang belum terpenuhi oleh pelamar setempat. 

"Sebenarnya kita lebih prioritas ke Kabupaten Rokan Hulu, untuk masyarakat yang ber-KTP dan berdomisili di Kabupaten Rokan Hulu itu yang diprioritaskan. Namun tidak menutup kemungkinan juga ada formasi yang pelamar dari Rohul tidak ada dan perusahaan membutuhkan, itu diperkenankan juga dari luar," ungkapnya. 

Menurutnya, peluang kerja tetap terbuka bagi semua pencari kerja yang memenuhi kualifikasi dan persyaratan perusahaan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rohul, Sugesti, menegaskan bahwa pendaftaran dilakukan secara langsung melalui panitia di lokasi pelaksanaan Job Fair. 

"Pendaftarannya langsung ke panitia. Di tempat," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rokan Hulu, Jonggi, menekankan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja yang nantinya diterima bekerja. 

Ia menjelaskan, data pekerja akan terhubung dengan sistem pelaporan sehingga pemenuhan hak dan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan dapat diperhatikan sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Karena nanti data terkoneksi, dilaporkan ke pusat, nanti hak-hak yang diterima pekerja seperti untuk mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan itu wajib. Jadi setiap pekerja formal itu harus wajib BPJS Ketenagakerjaan," jelas Jonggi. 

Direktur Utama BPR Rokan Hulu, Anggi Firmansyah, turut menjelaskan dukungan sistem daring dalam pelaksanaan proses wawancara agar terhubung langsung dengan perusahaan yang membuka lowongan. 

Suparno kembali menegaskan bahwa penerimaan berkas dan wawancara akan dilaksanakan pada hari yang sama. Karena itu, pencari kerja diimbau mempersiapkan dokumen lamaran sejak awal agar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. 

"Penerimaan dan langsung tesnya nanti, kelengkapan berkas dan wawancara di situ," tutup Suparno. 

Melalui Job Fair 2026, Pemkab Rokan Hulu berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap informasi lowongan dan kesempatan kerja sesuai kemampuan serta kualifikasi masing-masing.