Nyaris Diterkam Harimau Sumatera, Pekerja Kebun di Siak Selamat Berkat Tancap Gas Sepeda Motor
FN Indonesia Siak - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memperkuat upaya mitigasi konflik satwa liar setelah menerima laporan kemunculan Harimau Sumatera di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Laporan tersebut mencakup dugaan interaksi dengan seorang pekerja kebun sawit serta penampakan harimau oleh warga beberapa hari kemudian.
Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan verifikasi informasi dan pemantauan lapangan bersama pemerintah desa serta pihak terkait.
"Hasil penelusuran menunjukkan seorang pekerja kebun sawit bernama Agus sempat mengalami insiden saat mengangkut hasil panen menggunakan sepeda motor pada 14 Juli 2026. Seekor Harimau Sumatera dilaporkan muncul dari arah belakang dan melompat ke arah kendaraan hingga mencakar keranjang yang dibawa korban. Beruntung, korban berhasil menyelamatkan diri dengan mempercepat laju kendaraannya," jelasnya.
Empat hari berselang, dua warga lainnya kembali melihat Harimau Sumatera melintas di sekitar Kilometer 4 Desa Mengkapan. Satwa itu sempat menuju badan jalan, namun berbalik arah setelah berpapasan dengan kendaraan warga dan tidak menunjukkan perilaku agresif.
Meski demikian, hasil pengecekan BBKSDA Riau belum menemukan jejak maupun tanda-tanda keberadaan harimau di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi masyarakat, Harimau Sumatera memang beberapa kali terlihat melintas di kawasan Desa Mengkapan. Namun, selama ini satwa tersebut belum pernah tercatat melakukan serangan terhadap warga.
BBKSDA Riau akan terus melakukan pemantauan intensif dan mengoptimalkan langkah mitigasi bersama pemerintah daerah serta masyarakat.
Warga juga diimbau tetap waspada, menghindari aktivitas seorang diri di kawasan yang menjadi lintasan satwa liar, serta segera melapor apabila kembali melihat keberadaan Harimau Sumatera di sekitar permukiman.
0 Komentar