Langkah Tegas pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kota Pekanbaru kembali digencarkan.Tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, BNN Provinsi Riau, Brimob, Satpol PP, Bea Cukai, serta sejumlah unsur terkait menggelar operasi di tiga kawasan yang dipetakan rawan narkoba 

Operasi berlangsung Senin, 31 Agustus 2026, dengan menyasar kawasan Kampung Dalam, Kampung Terendam, dan Jalan Pangeran Hidayat. Sebanyak 281 personel dikerahkan dalam operasi yang dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira. Petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas penyalahgunaan narkotika.Hasilnya, sebanyak 15 orang diamankan, termasuk seorang perempuan. Dari pemeriksaan dan tes urin, 10 orang dinyatakan positif menggunakan narkotika, sementara lima lainnya mendapatkan hasil negatif. 

Dalam operasi tersebut, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya puluhan paket yang diduga sabu, alat isap attau bong, plastik klip, empat senjata tajam, serta lima kardus bekas paket, yang bertuliskan berisi pipa kaca yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan operasi dilakukan sebagai bentuk kolaborasi lintas instansi untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Pekanbaru. 

Namun, dari 15 orang yang diamankan, polisi belum menemukan indikasi adanya bandar maupun pengedar besar. Penyidik masih mendalami peran masing-masing orang yang diamankan, termasuk mencocokkan hasil tes urin dengan barang bukti yang ditemukan di lokasi. 

Bagi pengguna yang dinyatakan positif, penanganan akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan barang bukti. Jika barang bukti yang ditemukan dalam jumlah tertentu, termasuk sabu di bawah satu gram, polisi dapat mempertimbangkan asesmen terpadu untuk menentukan apakah yang bersangkutan menjalani rehabilitasi attau proses hukum lebih lanjut. Polda Riau memastikan operasi pemberantasan narkoba tidak berhenti di tiga kawasan tersebut. Operasi serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar wilayah lain di Riau