Rakor Camat se-Kuansing Bahas Pacu Jalur, HUT RI, hingga Kekosongan Kepala Desa
TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memperkuat koordinasi jajaran pemerintahan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Kabupaten Kuantan Singingi.
Forum tersebut menjadi wadah menyatukan langkah dalam menghadapi sejumlah agenda strategis daerah sekaligus membahas berbagai persoalan pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa.
Rakor digelar di Ruang Rapat Plt. Bupati Kuantan Singingi, Rabu (5/8/2026), dan dipimpin Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Muradi, M.Si., mewakili Plt. Bupati Kuansing.
Sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan, di antaranya Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta Festival Pacu Jalur Nasional 2026.
Pj Sekda Minta Seluruh Jajaran Satu Langkah
Dalam arahannya, Muradi menegaskan keberhasilan program pemerintahan maupun agenda kemasyarakatan sangat bergantung pada kekompakan dan sinergi seluruh jajaran.
Ia meminta perangkat daerah hingga pemerintah kecamatan tidak bekerja secara parsial, tetapi memiliki arah, tujuan, dan semangat yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita tidak boleh lagi bekerja sendiri-sendiri ataupun berjalan tanpa arah yang jelas. Seluruh perangkat daerah harus memiliki kesamaan langkah, kesamaan tujuan, dan kesamaan semangat dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tegas Muradi.
Menurutnya, tuntutan terhadap pemerintah daerah semakin besar seiring meningkatnya harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, pola kerja pemerintahan perlu terus diperkuat agar lebih efektif, efisien, responsif, dan mampu menghadirkan inovasi.
Muradi juga mengingatkan agar setiap kegiatan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi efisiensi anggaran, tanpa menghilangkan substansi dan nilai yang ingin dicapai.
“Di tengah situasi efisiensi saat ini, kemaslah setiap kegiatan dengan sederhana namun tetap tidak menghilangkan makna, nilai, dan kemeriahannya. Kreativitas dan kolaborasi menjadi kunci agar setiap program tetap memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Camat Diminta Antisipasi Kekosongan Kepemimpinan Desa
Selain agenda strategis daerah, Rakor Camat juga membahas persoalan masa jabatan sejumlah kepala desa yang telah berakhir.
Pj. Sekda meminta seluruh camat segera melakukan pendataan terhadap desa-desa yang masa jabatan kepala desanya telah berakhir. Pendataan tersebut dinilai penting untuk memastikan roda pemerintahan desa dan pelayanan publik tetap berjalan.
“Silakan didata desa mana saja yang masa jabatan kepala desanya telah berakhir. Segera komunikasikan agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan, sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan lancar,” tegasnya.
Ia meminta hasil pendataan segera dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya hambatan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, terutama dalam pelayanan administrasi dan pelaksanaan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Rakor Camat Diharapkan Hasilkan Langkah Konkret
Muradi berharap Rakor Camat tidak hanya menjadi forum penyampaian arahan, tetapi juga menghasilkan langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa.
“Saya berharap forum ini menghasilkan langkah konkret dan strategis, sekaligus menjadi sarana evaluasi untuk memperkuat komitmen bersama. Mari kita bekerja sungguh-sungguh dengan semangat kebersamaan demi mewujudkan Kabupaten Kuantan Singingi yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” pungkasnya.
Melalui Rakor tersebut, Pemkab Kuansing menegaskan komitmennya memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memastikan berbagai agenda pembangunan dan kegiatan strategis daerah berjalan optimal.
Sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga pemerintahan desa diharapkan semakin solid sehingga pelayanan publik tetap berjalan efektif dan berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara cepat dan tepat.
(rls)
0 Komentar